Inilah SOSOK Penjahit Jas Jokowi Jelang Pelantikan Presiden, Ada Detail Permintaan Khusus

Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, inilah sosok penjahit jas Jokowi

kompas.com
Presiden Joko Widodo menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). 

Sejak tujuh tahun lalu, menjadi penjahit Jokowi tak ada perubahan berat badan atau pun besaran ukuran untuk pakaian dan celana.

"Sama saja ya karena bisa dilihat dari incinya. Malahan lebih kecil. Kalau celana sama saja. Kalau kemeja lebih langsing. Kalau dulu kan bikin gombrong. Sekarang jadi kurang 1 cm, dari yang lama," kata dia.

Tak hanya itu, Rusman menjelaskan bahwa tubuh Jokowi langsing dan tidak ada yang berubah.

"Postur tubuhnya sama, badannya tidak ada yang berubah. Memang langsing. Kalau sampai sekarang dari 2012 tidak ada perubahan ya. Dia 81-82, kalau lingkar celana 31 inci, tidak berubah dari 2012," ucap Rusman.

Pada pertemuan itu, Jokowi tak banyak bicara.

Rusman pun ke Istana Bogor hanya untuk mengukur badan Jokowi. "Tidak banyak ngomong dia (Jokowi) he-he, kan' cuma jahit saja," tutur Rusman.

Pesanan Rutin: Tidak Lagi Longgar, Jokowi Memilih Lebih Slim

Rusman mengakui bahwa hampir setiap bulan pihak Istana memintanya untuk menjahitkan empat batik, empat kemeja putih, dan dua celana bahan.

Sejak masa kampanye pemilihan presiden 2019, Jokowi meminta ukurannya tak lagi begi atau longgar.

Namun, meminta agar dibuat lebih slim atau pas di badan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved