Benarkah Klaim Waketum Gerindra Arief Poyuono, Tak Ada Korupsi di China dan Vietnam? INI FAKTANYA

Klaim Arief Poyuono bahwa tak ada korupsi di China dan Vietnam keliru, ini faktanya

Tangkapan Layar Youtube Najwa Shihab, 23/10/2019
Arief Poyuono menyebut bahwa tak ada korupsi di negara China dan Vietnam 

Xi Jinping menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi di China tidak akan pernah berakhir karena sudah menjadi "ancaman akar rumput" di tubuh partai.

Dilaporkan oleh Transparansi Internasional bahwa mereka masih menyoroti cara China dalam menangani pemberantasan korupsi, terutama di dalam Partai Komunis.

"Terdapat kekurangan dalam independensi peradilan, kejelasan apa itu korupsi, dan transparansi dalam proses penuntutan pelanggaran," ujar Transparansi Internasional.

Tak hanya itu saja, baru-baru ini Kepala Bank Ping An di Shanghai yang merupakan perusahaan asuransi terbesar di China (berdasarkan nilai pasar Ping An Insurance), Leng Peidong, sedang diselidiki oleh lembaga anti-korupsi di China, seperti dilansir oleh South China Morning Post, (17/10/2019),

Korupsi di Vietnam

Berdasarkan data dari Transparency International, Negara Vietnam menduduki peringkat ke-117 dari 180 negara yang korup per tahun 2018.

Skor yang didapat adalah 33 dari 100.

Sementara menurut survey dari Mekong Development Research Institute di Vietnam tahun 2018, topik ihwal korupsi menduduki posisi ketiga setelah pengangguran dan polusi udara.

Akademisi di Vietnam lebih konsen terhadap isu korupsi dengan lebih dari 50 persen dari lulusan pascasarjana yang memandang bahwa korupsi adalah risiko besar negara.

Sedangkan hanya delapan persen saja (responden yang tak memiliki rekam jejak pendidikan) yang tak melihat korupsi sebagai isu besar negara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved