Bagaimana Nasib Gojek saat Ditinggal Nadiem Makarim? Ekonom Sebut Berbahaya, Gojek Merasa Bangga

Nadiem Makarim, founder startup sekaligus CEO dari aplikasi Gojek mengundurkan diri. Menurut ekonom berbahaya, namun Gojek merasa bangga

www.cnbcindonesia.com
Nadiem Makarim 

"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem.

Nadiem mengaku sudah diberitahu akan menjadi menteri apa.

Namun, ia enggan membocorkan ke wartawan.

Ia hanya menegaskan bahwa dirinya siap membawa banyak inovasi di kabinet nanti.

"Sudah pasti dan banyak sekali inovasi yang ingin saya lakukan untuk negara ini."

"Saya enggak bisa sebut sekarang," kata dia.

Nadiem pun mengaku ia sudah mundur dari Go-Jek, bisnis start up yang ia bangun.

"Pasti di Go-Jek sudah mundur."

"Tidak ada posisi dan kewenangan apapun di Gojek," ujarnya.

Nadiem pun mundur dari Gojek, startup kini telah menjadi decacorn, yang dirikannya.

Sekilas Nadiem Makarim

Nadiem Makarim adalah seorang pengusaha, pendiri perusahaan transportasi online Indonesia, Gojek.

Pria dengan nama lengkap Nadiem Anwar Makarim ini lahir di Singapura, 4 Juli 1984 dari pasangan Nono Anwar Makarim, seorang pengacara asal Minangkabau dan ibu bernama Atika Algadrie yang keturunan Arab.

Nadiem Makarim memiliki dua saudara perempuan.

Istrinya bernama Franka Franklin, mereka menikah pada tahun 2014.

Dari pernikahannya, Nadiem dan Franka dikaruniai anak bernama Solara Franklin Makarim.

Nadiem Makarim mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di Jakarta, kemudian ia lulus SMA di Singapura.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Nadiem Makarim sempat mengikuti program foreign exchange di London School of Economic selama dua tahun.

Setelah itu ia melanjutkan studinya di Harvard Bussiness School, Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar MBA.

Nadiem Makarim diketahui pernah bekerja di Mckinsey & Company di Jakarta selama tiga tahun.

Ia juga pernah menjabat sebagai Co-Founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia dan Chief Innovation Officer Kartuku.

Pada tahun 2011 Nadiem Makarim memberanikan diri untuk berhenti bekerja dan mendirikan sebuah perusahaan bernama Gojek.

Sebagai pendiri Gojek dan pemilik Gojek Nadiem menjabat sebagai CEO Gojek.

Layanan Gojek ini menawarkan kemudahan dan kecepatan yang bekerja sama dengan para tukang ojek yang ada di bawah naungan perusahaannya tersebut.

Layanan Gojek Nadiem menawarkan jasa pengantaran barang, makanan, transportasi dan jasa belanja.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved