Bagaimana Nasib Gojek saat Ditinggal Nadiem Makarim? Ekonom Sebut Berbahaya, Gojek Merasa Bangga

Nadiem Makarim, founder startup sekaligus CEO dari aplikasi Gojek mengundurkan diri. Menurut ekonom berbahaya, namun Gojek merasa bangga

www.cnbcindonesia.com
Nadiem Makarim 

Diterangkan oleh Piter bahwa apabila seorang founder dihilangkan maka akan berbahaya bagi kelangsungan usaha tersebut.

“Karena biasanya kalau menghilangkan pendiri itu seringkali berbahaya bagi kelangsungan usaha itu,” kata Piter.

Namun Piter meyakini bahwa Nadiem sudah memikirkan keputusan untuk menerima tawaran Presiden Joko Widodo.

Kini Nadiem telah resmi menjadi menteri secara matang.

Termasuk mempersiapkan strategi untuk usaha startup Gojeknya, agar tidak goyang saat ia tinggalkan.

Pihak Gojek Merasa Bangga?

Dilansir oleh Tribunnnews.com, manajemen Gojek justru mengaku bangga karena sang pemiliknya dapat membawa Indonesia maju ke panggung dunia.

Nila Marita selaku Chief Corporate Affairs menerangkan bahwa Gojek merasa bangga karena visi pendirinya mendapat pengakuan dari negara.

"Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, di mana visi seorang pendiri startup lokal mendapat pengakuan dan dijadikan contoh untuk pembangunan bangsa," ungkap Nila Marita, Senin (21/10/2019).

Nila menjelaskan, ke depannya Gojek akan menghadirkan pemimpin baru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved